Powered by Blogger.

Hal yang Layak Kamu Amini, Demi Cepat Menyelesaikan Skripsi dan Merampungkan Studi


Awal masuk kuliah, kamu akan terasa bersemangat dalam mengikuti kuliah. Setelah menempuh ratusan SKS,menuntaskan kewajiban Kuliah Kerja Nyata dan selesai mengikuti Praktek Kerja Lapangan atau PPL, akhirnya kamu sampai juga di akhir semester-semester sebagai mahasiswa. Sayangnya, kamu tak bisa langsung cepat-cepat di wisuda. Masih ada satu tanggungan yang harus dijalani sebelum kamu resmi menjadi sarjana yaitu melunasi tugas akhir (TA) alias Skripsi.
Selama masa-masa penulisan Tugas Akhir atau Skripsi, ketahanan dan kekuatan mentalmu akan diuji. Kamu akan dituntut untuk tetap fokus dalam menggarap topik yang mungkin tak begitu kamu sukai. Mungkin juga kamu harus menghadapi banyak subyek wawancara atau dosen yang tidak mudah diajak bekerja sama. Tapi, semua tantangan ini seharusnya tidak membuatmu kehilangan semangat merampungkan Skripsi. Saat sedang terpuruk dan mulai menyerah, beberapa hal di bawah ini bisa membangkitkan semangatmu untuk tetap menyelesaikan skripsi dan merampungkan studi!

Sebanyak Apapun Uang atau Harta yang Kamu Punya, Kamu Tidak Akan Pernah Bisa Membeli Waktu



Di Zaman yang Modern ini, banyak Orang yang luar biasa. Manusia memang hebat. Apa sebabnya? Karena kalo bisa, waktu katanya juga mau dibeli. Konon, kalo waktu dah bisa kebeli pun jarum jam pengen dibuat jadi 36 jam sehari. Biar bisa melakukan apa saja, segala hal yang manusia inginkan. Jika perlu, masa-masa indah mereka yang dulu akan dipanggil kembali. Luar biasa.
Entahlah itu sebuah ambisi atau sebuah ego dari manusia. Sampe pengen membeli waktu. Kok bisa sih, kamu ngotot pengen beli waktu. Uang memang bisa membeli semua yang kita inginkan. Tapi uang tidak bisa membeli waktu. Termasuk waktu kita dengan keluarga. Waktu ayah dan ibu dengan anak-anaknya. Bahkan uang tak akan pernah mampu membeli kebahagiaan dan kehidupan yang sedang kita jalani. Karena keluarga dan kebahagiaan tidak semuanya bersumber dari uang.
Orang yang memiliki banyak uang, orang kaya boleh punya banyak harta. Apapun yang dia inginkan dapat dimiliki. Tapi uang tidak bisa menjamin kebahagiaan. Betul tidak?
Benarkah semakin banyak uang, semakin membuat bahagia?? Belum tentu. Uang belum tentu bisa membuat seseorang bahagia. Malah sebagian dari orang yang banyak uang, merasa bahagia. Karena mereka telah kehilangan waktu berharga bersama orang-orang yang paling dicintainya dan orang-orang terdekatnya. Kehilangan waktu bersama anak, istri, suami, sahabat. Mereka punya uang tapi mereka hanya punya sedikit waktu dengan keluarga dan teman-temannya. Maka sekali lagi saya tegaskan, waktu tidak bisa dibeli oleh uang.
Pastinya. Kebahagiaan kita sama sekali tidak dapat diukur oleh berapa banyak uang atau harta yang kita miliki sekarang. Sungguh, waktu kita gak akan bisa dibeli dengan uang. Memang, di zaman modern seperti sekarang, orang semakin sibuk mencari uang. Tujuannya untuk memenuhi keinginannya dan mengikuti gaya hidupnya.
Kebanyakan orang mengatakan bahwa uang dapat memecahkan masalah kehidupan, uang bisa membuat hidup lebih baik, uang bisa membuat mimpi kita terwujud, dan uang bisa membeli segalanya. Tapi ingat lagi, uang gak akan pernah bisa membeli waktu. Sampai kapanpun.
Lalu, apa tujuan kita bekerja? Sebagian orang bekerja untuk mencari uang yang banyak atau demi keluarga, tidak ada gunanya sukses pekerjaan tapi pada akhirnya kita meninggalkan keluarga. Punya banyak uang tapi orang-orang terdekat kita terbengkalai, atau sebaliknya, keluarga malah meninggalkan kita. Maka, kita butuh keseimbangan.
Intinya, gak usah pengen beli waktu. Di tengah kesibukan, dekatkan saja diri kita pada keluarga. Pada orang-orang yang kita cintai. Waktu bersama keluarga tidak perlu mahal, tidak selalu berkaitan dengan uang. Mereka cukup tahu, kita masih punya cinta pada mereka, kita masih punya waktu untuk keluarga. Menyisihkan sedikit waktu untuk bercengkrama bersama keluarga, sungguh sangat bermakna. Sekaligus belajar untuk menghargai dan dihargai .Karena keluarga kita adalah harta kita yang takkan pernah ternilai harganya..
Terus harusnya gimana? Sudahlah jangan terlalu kebanyakan baca. Naaah mulai sekarang, Kita janganlah membiarkan waktu berlalu begitu saja dengan sia-sia. Tanpa sempat menikmati waktu yang sangat berharga dengan keluarga. Menghabiskan waktu bersama orang-orang yang kita cintai. Bersama orang-orang sangat berarti dalam hidup kita. Caranya hanya satu gunakan hati kita. Hati untuk bersama mereka, Hati untuk tidak membeli waktu karena uang. Kalo kata pepatah, "The best gift given from the heart, not from the store - Hadiah yang terbaik diberikan dari hati, bukan dari toko.Waktu kerja penting, waktu mencari uang juga penting. Tapi waktu bersama keluarga jauh lebih penting daripada banyaknya harta yang kita miliki.