Di Zaman yang Modern ini, banyak Orang yang luar biasa. Manusia
memang hebat. Apa sebabnya? Karena kalo bisa, waktu katanya juga
mau dibeli. Konon, kalo waktu dah bisa kebeli pun jarum jam pengen dibuat jadi
36 jam sehari. Biar bisa melakukan apa saja, segala hal yang manusia inginkan.
Jika perlu, masa-masa indah mereka yang dulu akan dipanggil kembali. Luar
biasa.
Entahlah itu sebuah ambisi atau sebuah ego dari manusia. Sampe pengen membeli
waktu. Kok bisa sih, kamu ngotot pengen beli waktu. Uang memang bisa
membeli semua yang kita inginkan. Tapi uang tidak bisa membeli waktu. Termasuk
waktu kita dengan keluarga. Waktu ayah dan ibu dengan anak-anaknya. Bahkan uang
tak akan pernah mampu membeli kebahagiaan dan kehidupan yang sedang kita jalani.
Karena keluarga dan kebahagiaan tidak semuanya bersumber dari uang.
Orang yang memiliki banyak uang, orang kaya boleh punya banyak harta. Apapun
yang dia inginkan dapat dimiliki. Tapi uang tidak bisa menjamin kebahagiaan.
Betul tidak?
Benarkah semakin banyak uang, semakin membuat bahagia?? Belum
tentu. Uang belum tentu bisa membuat seseorang bahagia. Malah sebagian dari
orang yang banyak uang, merasa bahagia. Karena mereka telah kehilangan waktu
berharga bersama orang-orang yang paling dicintainya dan orang-orang
terdekatnya. Kehilangan waktu bersama anak, istri, suami, sahabat. Mereka punya
uang tapi mereka hanya punya sedikit waktu dengan keluarga dan teman-temannya.
Maka sekali lagi saya tegaskan, waktu tidak bisa dibeli oleh uang.
Pastinya. Kebahagiaan kita sama sekali tidak dapat diukur oleh berapa banyak
uang atau harta yang kita miliki sekarang. Sungguh, waktu kita gak akan bisa
dibeli dengan uang. Memang, di zaman modern seperti sekarang, orang
semakin sibuk mencari uang. Tujuannya untuk memenuhi keinginannya dan mengikuti
gaya hidupnya.
Kebanyakan orang mengatakan bahwa uang dapat memecahkan masalah kehidupan,
uang bisa membuat hidup lebih baik, uang bisa membuat mimpi kita terwujud, dan
uang bisa membeli segalanya. Tapi ingat lagi, uang gak akan pernah bisa membeli
waktu. Sampai kapanpun.
Lalu, apa tujuan kita bekerja? Sebagian orang bekerja untuk mencari uang
yang banyak atau demi keluarga, tidak ada gunanya sukses pekerjaan tapi pada
akhirnya kita meninggalkan keluarga. Punya banyak uang tapi orang-orang terdekat
kita terbengkalai, atau sebaliknya, keluarga malah meninggalkan kita. Maka,
kita butuh keseimbangan.
Intinya, gak usah pengen beli waktu. Di tengah kesibukan, dekatkan saja diri
kita pada keluarga. Pada orang-orang yang kita cintai. Waktu bersama keluarga
tidak perlu mahal, tidak selalu berkaitan dengan uang. Mereka cukup tahu, kita
masih punya cinta pada mereka, kita masih punya waktu untuk keluarga.
Menyisihkan sedikit waktu untuk bercengkrama bersama keluarga, sungguh sangat
bermakna. Sekaligus belajar untuk menghargai dan dihargai .Karena keluarga kita
adalah harta kita yang takkan pernah ternilai harganya..
Terus harusnya gimana? Sudahlah jangan terlalu kebanyakan baca. Naaah mulai
sekarang, Kita janganlah membiarkan waktu berlalu begitu saja dengan sia-sia.
Tanpa sempat menikmati waktu yang sangat berharga dengan keluarga. Menghabiskan
waktu bersama orang-orang yang kita cintai. Bersama orang-orang sangat berarti
dalam hidup kita. Caranya hanya satu gunakan hati kita. Hati untuk bersama
mereka, Hati untuk tidak membeli waktu karena uang.
Kalo kata
pepatah, "The best gift given from the heart, not from the store - Hadiah
yang terbaik diberikan dari hati, bukan dari toko.Waktu kerja penting,
waktu mencari uang juga penting. Tapi waktu bersama keluarga jauh lebih penting
daripada banyaknya harta yang kita miliki.